← Practice at Frabalabs

Fundamental digital marketing · Materi 03 dari 08

Kenapa orang perlu
memilih penawaranmu?

Orangnya sudah mulai terbayang. Sekarang kita jelaskan apa yang bisa kamu bantu, kenapa itu berguna, dan alasan yang bisa mereka periksa.

Estimasi: 10–15 menit membaca + 20 menit latihan. Bawa catatan dari Materi 01 dan 02; kalau belum ada, kamu tetap bisa memakai contoh.

01 · Mulai dari cerita

Menunya sudah terlihat. Kenapa perlu mampir ke sini?

Masih bersama Angkringan Sore, bisnis rekaan kita. Bayangkan seorang pekerja melihat foto nasi kucing dan teh hangat setelah pulang kerja. Ia tertarik, tetapi di sekitar ada pilihan lain. Mungkin ia juga bisa membeli bungkus atau langsung makan di rumah.

Di Materi 02, kita menduga ia ingin makan ringan sambil ngobrol. Kalau memang itu yang dicari, ia perlu tahu apakah lapakmu cocok: ada tempat duduk? Masih buka? Bisa melihat harga sebelum datang?

Visual 01 · Orang ingin tahu apa yang cocok buat merekaMenu sudah terlihat. Alasan untuk mampir perlu dijelaskan.
Ilustrasi nasi kucing, sate telur puyuh, dan segelas teh hangat.Angkringan Sore · Contoh rekaan
Masih umum
“Angkringan terbaik, harga bersahabat!”

Belum jelas cocok untuk siapa atau apa yang bisa diperiksa.

Coba perjelas
“Pulang kerja, ingin singgah dan ngobrol? Ada makan ringan, tempat duduk, serta menu dan harga yang bisa dicek dulu.”

Orangnya terbayang. Yang ditawarkan juga lebih jelas.

Ini contoh pesan untuk belajar. Kebutuhan orangnya masih dugaan; kondisi penawaran harus sesuai kenyataan saat dipakai pada bisnis nyata.

Kamu nggak perlu buru-buru membuat kalimat yang terdengar hebat. Mulai dari hal yang benar-benar bisa membantu orang tadi. Menu, tempat duduk, jam buka, dan harga bisa menjadi alasan, asalkan tersedia dan sesuai kebutuhannya.

Penawaran yang jelas membantu orang memahami: ini untuk siapa, apa yang didapat, apa gunanya, dan kenapa masuk akal untuk dicoba.

Di marketing, penjelasan tentang manfaat yang kamu tawarkan sering disebut value proposition. Di sini, kita latih cara menjelaskannya dengan bahasa sehari-hari. Kalimat ini menjadi pegangan; menu, harga, cara membeli, dan detail lain tetap perlu disediakan.

Coba sebentar: ingat pembelian terakhirmu. Selain tahu produknya, informasi atau alasan apa yang membuatmu merasa “ini cocok buatku”?

02 · Temukan manfaatnya

Kamu punya apa? Lalu, gunanya buat mereka apa?

“Ada tempat duduk” menjelaskan sesuatu yang tersedia. “Bisa makan ringan sambil ngobrol” menjelaskan gunanya bagi orang yang ingin singgah. Kita mulai dari kebutuhan orangnya, lalu hubungkan dengan yang memang kamu punya.

Bagian atau sifat produk dan layanan sering disebut fitur. Kegunaannya bagi orang disebut manfaat. Coba baca hubungan keduanya di visual ini.

Visual 02 · Hubungkan yang kamu punya dengan kebutuhan orangFitur menjelaskan isinya. Manfaat menjelaskan gunanya.
  1. Yang tersediaBuka 17.00–23.00
    Gunanya bagi mereka

    Bisa mempertimbangkan singgah setelah bekerja.

    Pertanyaan yang terbantu
    “Kalau aku pulang malam, masih buka?”
  2. Yang tersediaAda tempat duduk
    Gunanya bagi mereka

    Bisa makan ringan sambil ngobrol, jika tempat tersedia.

    Pertanyaan yang terbantu
    “Bisa duduk di sana?”
  3. Yang tersediaMenu dan harga ditampilkan
    Gunanya bagi mereka

    Bisa memilih menu dan memperkirakan pengeluaran sebelum datang.

    Pertanyaan yang terbantu
    “Pilihan dan harganya berapa?”

Manfaat yang sama belum tentu penting bagi semua orang. Cocokkan dengan kelompok dan situasi yang kamu pilih di Materi 02.

Orang yang buru-buru pulang mungkin lebih memikirkan bungkus dan waktu menunggu. Tempat duduk belum tentu penting baginya. Jadi, satu fitur bisa punya arti berbeda, tergantung orang dan situasinya.

Kalau kamu menawarkan jasa atau menjual ke perusahaan, cara berpikirnya sama. Contoh rekaan: lembar spesifikasi dan penawaran harga yang jelas bisa membantu tim purchasing membandingkan pilihan. Pilih manfaat yang berhubungan dengan tugas orang tersebut.

Giliran kamu: pilih satu hal yang tersedia pada penawaranmu. Lanjutkan kalimat “Dengan begitu, orang yang kubantu bisa ...”. Kalau belum tahu apakah itu penting bagi mereka, tandai sebagai dugaan.

03 · Periksa alasannya

Cocok untuk siapa, dan apa yang bisa diperiksa?

Coba lihat pilihan pekerja tadi. Ia bisa memenuhi kebutuhannya dengan beberapa cara. Penawaranmu akan lebih mudah dipahami kalau kamu menjelaskan kapan ia cocok dipakai.

Visual 03 · Ada beberapa cara memenuhi kebutuhanOrang memilih sesuai situasinya.

Makan di rumah

Mungkin cocok saat ingin langsung pulang dan sudah punya makanan di rumah.

Yang perlu dipikirkanMasih perlu menyiapkan atau mencari makanan?

Beli untuk dibungkus

Mungkin cocok saat ingin membawa makanan pulang tanpa duduk lama.

Yang perlu dipikirkanBagaimana waktu menunggu dan cara memesannya?

Singgah di angkringan

Mungkin cocok saat ingin makan ringan sambil ngobrol setelah bekerja.

Yang perlu dipikirkanApakah lokasi, harga, jam buka, dan tempat duduknya sesuai?

Pilihan ini adalah contoh, bukan peringkat. Tugas kita adalah menjelaskan kapan penawaranmu cocok, lalu mendengarkan pertimbangan orangnya.

Untuk Angkringan Sore, kita ingin membantu orang yang mau makan ringan sambil ngobrol setelah bekerja. Itu arah awal. Kalau ternyata orang lebih sering mencari makanan bungkus, catatan Materi 02 bisa membuat kita mengubah pesan dan hal yang perlu disiapkan.

Sekarang cek alasan yang mau kamu ucapkan. “Menu dan harga bisa dicek” perlu didukung informasi yang terbaru. “Ada tempat duduk” perlu sesuai kondisi lapak. Kita bisa memberi alasan yang konkret tanpa mengaku paling unggul dari semua pilihan.

Visual 04 · Apa yang bisa mendukung ucapanmu?Alasan memilih lebih kuat saat bisa diperiksa.
  1. KalimatnyaMenu dan harga bisa dicek sebelum datang.

    Yang perlu diperiksa: Sediakan daftar menu beserta harga yang terbaru dan mudah dibuka.

    Cocokkan informasi dengan yang benar-benar dijual.

  2. KalimatnyaAda tempat untuk duduk dan ngobrol.

    Yang perlu diperiksa: Tunjukkan kondisi tempat yang sebenarnya, termasuk batas kapasitasnya.

    Jangan menjamin selalu ada kursi kosong.

  3. Kalimatnya“Paling murah” atau “pasti disukai semua orang”.

    Yang perlu diperiksa: Perbandingan atau pengalaman beberapa orang saja belum otomatis membuktikan klaim ini.

    Coba ganti dengan harga, fasilitas, atau isi layanan yang bisa diperiksa.

Kondisi bisnis mendukung apa yang bisa kamu tawarkan. Untuk tahu apakah orang memilih karena hal itu, tetap lihat atau tanyakan pengalaman mereka.

Foto tempat atau daftar menu membantu memeriksa penawaranmu. Untuk tahu apakah customer memilih karena hal itu, dengarkan pengalaman mereka atau baca catatan yang benar-benar ada. Dua hal ini saling membantu, tetapi menjawab pertanyaan yang berbeda.

Coba cek satu: pilih alasan yang mau kamu tulis. Kalau seseorang bertanya “Aku bisa lihat atau cek di mana?”, apa yang bisa kamu tunjukkan? Jika belum tersedia, catat yang perlu disiapkan dulu.

04 · Susun kalimatmu

Kalau harus menjelaskan dalam satu kalimat, kamu bilang apa?

Kita sudah punya orangnya, kebutuhan, manfaat, dan alasan. Sekarang rangkai menjadi satu kalimat. Bayangkan sedang menjelaskan kepada orang yang baru mengenal bisnismu.

Visual 05 · Susun dari empat bagianKalimatnya singkat. Orang, manfaat, dan alasannya tetap jelas.
  1. 1 · Untuk siapa?

    Pekerja sekitar yang ingin singgah setelah bekerja

  2. 2 · Apa yang ditawarkan?

    Makan ringan dan tempat ngobrol

  3. 3 · Apa gunanya?

    Bisa memilih tempat singgah dan menu sebelum datang

  4. 4 · Apa yang bisa diperiksa?

    Menu dan harga ditampilkan

Contoh setelah dirangkai
Untuk pekerja sekitar yang ingin singgah setelah bekerja, Angkringan Sore menawarkan makan ringan dan tempat ngobrol, dengan menu serta harga yang bisa dicek sebelum datang.

Ini alat bantu menyusun pesan, bukan kalimat wajib. Beberapa bagian boleh digabung. Edit supaya tetap natural dan sesuai kondisi bisnis.

Kamu boleh memakai susunan ini: “Untuk [orangnya], [bisnismu] menawarkan [produk/jasa] agar [manfaat], dengan [alasan konkret].” Setelah itu, baca keras-keras dan edit. Bagian yang berulang boleh digabung supaya lebih enak didengar.

Kalimat penawaran ini membantu menjaga arah pesan. Nanti kita bisa membuat judul konten atau ajakan yang lebih pendek sesuai tempatnya. Sekarang, utamakan agar orang memahami yang ditawarkan dan kegunaannya.

Coba langsung: tunjukkan kalimatmu kepada satu orang yang sesuai dan bersedia. Tanya, “Menurutmu, ini cocok untuk siapa dan membantu apa?” Lalu, “Bagian mana yang masih ingin kamu tahu?” Dengarkan jawabannya sebelum menjelaskan lagi.

Jika ia bisa mengulang pesannya dengan tepat, itu petunjuk bahwa kalimatmu lebih mudah dipahami. Kita belum bisa menyimpulkan bahwa ia akan membeli. Simpan hal yang masih membingungkan untuk memperbaiki pesan.

05 · Latihanmu

Sekarang, coba jelaskan penawaranmu.

Bawa kelompok dan kebutuhan dari Materi 02, lalu hubungkan dengan penawaranmu dari Materi 01. Tulis manfaat, alasan yang bisa diperiksa, dan satu kalimat penawaran. Kita bisa merapikannya setelah mencoba.

Buka lagi catatan Materi 02 →

Lihat contoh Angkringan Sore yang sudah terisi

Contoh belajar · Angkringan Sore adalah bisnis rekaan. Kondisi penawarannya contoh; kebutuhan dan respons orangnya belum diuji pada customer nyata.

Bisnis atau proyek apa yang kamu pakai?
Angkringan Sore — bisnis rekaan untuk belajar.
Siapa yang ingin kamu bantu dulu?
Pekerja di sekitar lapak yang ingin singgah setelah pulang kerja.
Dalam situasi apa mereka membutuhkanmu?
Dugaan: setelah bekerja, ingin makan ringan dan ngobrol sebentar sebelum pulang.
Kebutuhan mana yang mau kamu jawab dulu?
Dugaan: ingin tempat singgah untuk makan ringan, dengan menu dan harga yang bisa dicek sebelum datang.
Apa yang kamu tawarkan untuk membantu?
Nasi kucing, sate, dan teh hangat, dengan tempat duduk. Buka 17.00–23.00.
Apa manfaatnya bagi orang tersebut?
Bisa singgah untuk makan ringan dan ngobrol setelah bekerja, lalu mengecek pilihan menu serta harga sebelum datang.
Hal konkret apa yang mendukung manfaat itu?
Menu beserta harga ditampilkan, tersedia tempat duduk, dan jam buka sore–malam.
Apa yang sudah bisa diperiksa? (opsional)
Simulasi: menu, harga, kursi, dan jam buka adalah kondisi rekaan. Belum ada bukti bahwa customer memilih karena hal itu. Untuk bisnis nyata, cek menu terbaru, kondisi tempat, dan cerita pengunjung.
Sekarang, jelaskan penawaranmu dalam satu kalimat.
Untuk pekerja sekitar yang ingin singgah setelah bekerja, Angkringan Sore menawarkan makan ringan dan tempat ngobrol, dengan menu serta harga yang bisa dicek sebelum datang.
Bagaimana kamu akan mengecek apakah pesanmu jelas?
Tunjukkan kalimat kepada satu pekerja di sekitar lapak. Tanyakan “Menurutmu, penawaran ini cocok untuk siapa dan membantu apa?” lalu “Apa yang masih ingin kamu tahu?” Jika masih simulasi, simpan rencananya dulu.
Sudah mengerjakan Materi 01–02 di browser ini?

Ambil proyek, kelompok, situasi, dan satu kebutuhan dari Materi 02, lalu penawaran dari Materi 01. Kolom yang sudah kamu isi tetap dipertahankan. Periksa lagi apakah catatannya masih sesuai.

Konteks latihanmu

Isian tersimpan di browser ini jika penyimpanan tersedia. Tidak dikirim ke Arief atau disinkronkan antarperangkat. Unduh hasilnya sebagai salinan.

0 dari 9 bagian utama terisiBelum ada catatan.

Angka ini menunjukkan bagian yang sudah kamu isi. Periksa lagi manfaat, kondisi penawaran, dan pesan yang masih perlu dicoba.

Pakai proyek yang sama dengan Materi 01–02 supaya ceritanya nyambung. Kalau belum punya bisnis, lanjutkan contoh Angkringan Sore.

Contoh: Angkringan Sore — bisnis rekaan untuk belajar.

Ambil satu kelompok dari Materi 02. Bayangkan orangnya saat kamu menjelaskan penawaran.

Contoh: Pekerja di sekitar lapak yang ingin singgah setelah pulang kerja.

Ceritakan kapan atau dalam keadaan apa mereka mulai mencari. Belum yakin? Tulis sebagai dugaan.

Contoh: Dugaan: setelah bekerja, ingin makan ringan dan ngobrol sebentar sebelum pulang.

Pilih satu dari tiga kebutuhan atau pertanyaan di Materi 02. Kamu bisa memadukan yang saling terkait, tetapi mulai dari yang paling jelas.

Contoh: Dugaan: ingin tempat singgah untuk makan ringan, dengan menu dan harga yang bisa dicek sebelum datang.

Tulis produk atau jasanya, lalu bagian yang berhubungan dengan kebutuhan tadi. Orang perlu tahu apa yang akan didapat.

Contoh: Nasi kucing, sate, dan teh hangat, dengan tempat duduk. Buka 17.00–23.00.

Coba lanjutkan “Dengan begitu, mereka bisa ...”. Hubungkan dengan kebutuhan, tanpa menjanjikan sesuatu yang belum bisa dipastikan.

Contoh: Bisa singgah untuk makan ringan dan ngobrol setelah bekerja, lalu mengecek pilihan menu serta harga sebelum datang.

Pilih alasan yang bisa orang lihat atau periksa: isi layanan, jam buka, cara kerja, fasilitas, atau informasi yang tersedia. Pastikan benar untuk bisnismu.

Contoh: Menu beserta harga ditampilkan, tersedia tempat duduk, dan jam buka sore–malam.

Bedakan kondisi penawaranmu dengan respons customer. Tulis sumbernya dan tandai yang belum diketahui. Pada simulasi, jelaskan bahwa ini rencana atau contoh.

Contoh: Simulasi: menu, harga, kursi, dan jam buka adalah kondisi rekaan. Belum ada bukti bahwa customer memilih karena hal itu. Untuk bisnis nyata, cek menu terbaru, kondisi tempat, dan cerita pengunjung.

Satukan orangnya, yang ditawarkan, manfaat, dan satu alasan konkret. Boleh memakai draf dari isian, lalu edit supaya terdengar natural. Hindari kata “terbaik” atau “paling” jika belum ada pembuktian.

Contoh: Untuk pekerja sekitar yang ingin singgah setelah bekerja, Angkringan Sore menawarkan makan ringan dan tempat ngobrol, dengan menu serta harga yang bisa dicek sebelum datang.

Tunjukkan kalimatmu kepada satu orang yang sesuai dan bersedia. Minta ia menjelaskan kembali: ini untuk siapa, membantu apa, dan bagian mana yang masih membingungkan. Catat jawaban aslinya.

Contoh: Tunjukkan kalimat kepada satu pekerja di sekitar lapak. Tanyakan “Menurutmu, penawaran ini cocok untuk siapa dan membantu apa?” lalu “Apa yang masih ingin kamu tahu?” Jika masih simulasi, simpan rencananya dulu.

Mau mencoba susunan draf dari isianmu?

Isi bisnis, kelompok, penawaran, manfaat, dan alasan terlebih dahulu. Tombol ini mengisi kolom kalimat penawaran yang masih kosong. Setelah itu, rapikan agar menjadi satu kalimat yang natural dan sesuai kenyataan.

06 · Periksa sendiri

Coba baca lagi: manfaat dan alasannya sudah jelas?

Bayangkan orang yang baru mengenal bisnismu membaca kalimat ini. Bisakah ia menjelaskan untuk siapa, apa yang ditawarkan, dan manfaatnya? Pilih satu bagian yang masih kabur, lalu perjelas.

Centang ini membantu kamu memeriksa catatanmu sendiri. Kalimat yang jelas tetap perlu dicoba; jumlah isian dan centang belum membuktikan orang akan membeli.

Catatan yang kamu bawa

Ringkasan penawaranku.

Isi latihan untuk melihat ringkasanmu di sini.

Cetak membuka dialog browser. Pilih “Simpan sebagai PDF” bila tersedia. Lembar cetak berisi jawaban latihan dan pemeriksaan mandiri.

07 · Setelah latihan

Simpan kalimatmu. Kita pakai saat menyiapkan langkah orangnya.

Sekarang kamu punya orang yang ingin dibantu, manfaat, alasan yang bisa diperiksa, dan satu kalimat penawaran. Simpan dulu; kamu boleh memperbaikinya setelah mendengar respons.

Materi 04 · Sudah tersedia

Dari kenal sampai membeli, apa yang terjadi?

Di Materi 04, kita lihat perjalanan orang saat mengenal, mempertimbangkan, bertanya, dan membeli. Catatan penawaran ini menjadi bahan untuk membantu mereka di tiap langkah.

Lanjut ke Materi 04 →

Kalau sempat, coba satu percakapan untuk memeriksa pesanmu. Catat bagian yang dipahami dan yang masih membingungkan. Kalau masih simulasi, simpan rencananya dulu.

← Baca kembali Materi 02

Buka catatan awal Materi 01 →

Kembali ke jalur belajar →

Arief Fraba Digital Marketer · Practice at Frabalabs